Yang di antara warna biru dan jingga itu dia menyebutnya batas cakrawala
Menenggelamkan cahaya di antara ketiak senja
Dan tepiannya mendatar melengkung
Berpendar antara gelombang dan pasir dia menyebutnya garis pantai
Tak cukup menulis cerita di tiap titiknya
Pun berlembar kertas putih, bergaris dan polos
Entah flash, resensi, puisi, true story, kompetisi, fiksi, atau sekedar coretan menjelang pagi
Yang tak dimintanya siapapun untuk memaknai
Serupa barisan siswi sekolah dasar yang mengacungkan bendera mini
Terbahak lepas menyaksikan sang Presiden melambaikan tangan di balik roll bar kendaraan terbuka
Atau di antara senyum lebar para pemuda tanpa rutinitas yang sedang bersulang arak
Pun di sudut meja hening yang penuh aroma kopi
Melingkar para penikmatnya tak bersuara
Yang tak dimintanya untuk mengerti
Serupa batita di gendongan ibunya, berhimpit di antara tontonan pawai saat tengah hari terik
Yang bahkan selendangnya menjuntai tak melindungi kepalanya sama sekali
Jangankan tersenyum, mengernyitkan dahipun tak tahu caranya
Yang tak dimintanya untuk memahami
Seperti ekspresi nelayan dengan baling-baling sekocinya yang patah
Hanya mengikuti riak arus sungai membawanya kemana
Yang tak dimintanya siapapun untuk bertanya
Seperti turis asing memandang tiap bongkah tersusun tinggi pada stupa Borobudur
Atau berbinar memandang hijaunya terasering Ubud
Tanpa berkata-kata, hanya decak kagum bergumam sendiri
Sungguh dia mengalir
Mengikuti ajakan aksara merangkai dirinya sendiri
Bahkan kadang tanpa rima dan diksi
Jan31, 02.32
Describing me in the expressions of things, places n people around. In life, I might leave. In love, I might suffer. In line, I might disconnect. With this, I conquer all
Selasa, 30 Januari 2018
" Ini kunci mobil siapa? "
" Mobilku.. "
" Ini kacamata siapa? "
" Kacamataku.. "
" Ini.. Handphone siapa? "
" Handphoneku.. "
Percakapan setiap pagi dua hari sekali ini selalu menjadi pemandangan yang menyedihkan bagi Siti. Seorang ibu yang sangat menyayangi putrinya.
" Kenapa kau tinggal di sana Ay? "
" Dimana? "
" Di balkon.. "
" Oh.. Sambil menunggu Yoga. Dia suka duduk berlama-lama di sana. Sambil minum jus tomat, kita ngobrol dan bercanda.. "
" Yoga selalu datang? "
" Iya lah. Dia pasti datang."
Widya tak pernah bisa sembunyikan wajah pilunya. Melihat sahabat terkasihnya menghabiskan waktu untuk menunggu seseorang yang tak akan pernah datang padanya. Widya rela harus resign dari pekerjaannya, hanya untuk memenuhi permintaan bu Siti, ibu Aya. Yang tak lagi dianggap ibu dari sahabatnya, tapi sudah melebihi ibunya sendiri.
" Nak Widya.. Tante hanya berharap padamu. Karena kamu yang paling dekat dengan Aya sejak lama. Mungkin Transient Global Amnesia akan menemani Aya sampai akhir hayatnya. Tapi tante tak akan berhenti berupaya. Mungkin dokter boleh memvonis Aya dengan penyakit itu. Tapi tante selalu berdo'a, Tuhan akan menunjukkan mujizatnya suatu saat nanti. "
" Iya tante. Aya bukan sekedar sahabat bagiku. Dia yang selalu ada saat aku butuh. Tante tak perlu kuatir. "
Senyum dan tangis haru itu selalu menghiasi hari-hari mereka.
Widya masih teringat jelas, saat hari naas itu terjadi. Bu Siti menelpon, tapi yang terdengar hanya isak lirihnya saja. Dan keesokan harinya, koran di tangannya hampir tak terbaca karena tangannya bergetar tak beraturan, dan huruf-huruf kabur oleh air matanya.
'Kecelakaan beruntun dengan 2 korban..' sebuah headline surat kabar lokal, yang sampai saat ini disimpannya rapi, tanpa ingin dibacanya lagi.
" Ini kunci mobil siapa? "
" Mobilku.. "
" Ini kacamata siapa? "
" Kacamataku.. "
" Ini.. Handphone siapa? "
" Handphoneku.. "
" Kenapa kau tinggal di sana Ay? "
" Dimana? "
" Di balkon.. "
" Oh.. Sambil menunggu Yoga. Dia suka duduk berlama-lama di sana. Sambil minum jus tomat, kita ngobrol dan bercanda.. "
" Yoga selalu datang? "
" Iya lah. Dia pasti datang. Apalagi saat hujan. Kita sangat menyukai hujan. "
Widya menghela nafas panjang. Ah.. Aya. Kau hidup dengan cinta. Mungkin orang-orang yang kau cintai tak pernah bisa di sampingmu menghabiskan sisa usiamu. Tapi cinta. Cinta yang membuatmu tetap bertahan hidup.
" Mobilku.. "
" Ini kacamata siapa? "
" Kacamataku.. "
" Ini.. Handphone siapa? "
" Handphoneku.. "
Percakapan setiap pagi dua hari sekali ini selalu menjadi pemandangan yang menyedihkan bagi Siti. Seorang ibu yang sangat menyayangi putrinya.
" Kenapa kau tinggal di sana Ay? "
" Dimana? "
" Di balkon.. "
" Oh.. Sambil menunggu Yoga. Dia suka duduk berlama-lama di sana. Sambil minum jus tomat, kita ngobrol dan bercanda.. "
" Yoga selalu datang? "
" Iya lah. Dia pasti datang."
Widya tak pernah bisa sembunyikan wajah pilunya. Melihat sahabat terkasihnya menghabiskan waktu untuk menunggu seseorang yang tak akan pernah datang padanya. Widya rela harus resign dari pekerjaannya, hanya untuk memenuhi permintaan bu Siti, ibu Aya. Yang tak lagi dianggap ibu dari sahabatnya, tapi sudah melebihi ibunya sendiri.
" Nak Widya.. Tante hanya berharap padamu. Karena kamu yang paling dekat dengan Aya sejak lama. Mungkin Transient Global Amnesia akan menemani Aya sampai akhir hayatnya. Tapi tante tak akan berhenti berupaya. Mungkin dokter boleh memvonis Aya dengan penyakit itu. Tapi tante selalu berdo'a, Tuhan akan menunjukkan mujizatnya suatu saat nanti. "
" Iya tante. Aya bukan sekedar sahabat bagiku. Dia yang selalu ada saat aku butuh. Tante tak perlu kuatir. "
Senyum dan tangis haru itu selalu menghiasi hari-hari mereka.
Widya masih teringat jelas, saat hari naas itu terjadi. Bu Siti menelpon, tapi yang terdengar hanya isak lirihnya saja. Dan keesokan harinya, koran di tangannya hampir tak terbaca karena tangannya bergetar tak beraturan, dan huruf-huruf kabur oleh air matanya.
'Kecelakaan beruntun dengan 2 korban..' sebuah headline surat kabar lokal, yang sampai saat ini disimpannya rapi, tanpa ingin dibacanya lagi.
" Ini kunci mobil siapa? "
" Mobilku.. "
" Ini kacamata siapa? "
" Kacamataku.. "
" Ini.. Handphone siapa? "
" Handphoneku.. "
" Kenapa kau tinggal di sana Ay? "
" Dimana? "
" Di balkon.. "
" Oh.. Sambil menunggu Yoga. Dia suka duduk berlama-lama di sana. Sambil minum jus tomat, kita ngobrol dan bercanda.. "
" Yoga selalu datang? "
" Iya lah. Dia pasti datang. Apalagi saat hujan. Kita sangat menyukai hujan. "
Widya menghela nafas panjang. Ah.. Aya. Kau hidup dengan cinta. Mungkin orang-orang yang kau cintai tak pernah bisa di sampingmu menghabiskan sisa usiamu. Tapi cinta. Cinta yang membuatmu tetap bertahan hidup.
Kamis, 11 Januari 2018
Bersimpuh... Berderai
Bersimpuh... Berderai
Bisa apa lagi selain itu?
Kala segala rasa menyeruak di sini
Saling berebut tempat paling tinggi
Menahan nafaspun makin sesak
Masih terlihat jalan itu
Yang kau selalu suka melewatinya
Teriring senyum tiap jengkal kau langkahkan
Berbisik 'tinggalah di sini. Jangan pernah kemana-mana. Menualah bersamaku'
Boleh kuminta kau ambil tisu
Tolong hapus yang meleleh di sini
Agar tak kabur pandanganku
Genggamanmu kurang kuat, sayang
Bimbing aku
Siapkan sisimu untuk aku ada
Jangan biarkan persimpangan membuatku berhenti
Bahkan untuk sekedar menoleh
Bersimpuh... Berderai
Bersimpuh... Berderai
Ini aku
Kau selalu tahu sisi rapuhku
Kuatkan aku
120118, 04.06am
Bersimpuh... Berderai
Bisa apa lagi selain itu?
Kala segala rasa menyeruak di sini
Saling berebut tempat paling tinggi
Menahan nafaspun makin sesak
Masih terlihat jalan itu
Yang kau selalu suka melewatinya
Teriring senyum tiap jengkal kau langkahkan
Berbisik 'tinggalah di sini. Jangan pernah kemana-mana. Menualah bersamaku'
Boleh kuminta kau ambil tisu
Tolong hapus yang meleleh di sini
Agar tak kabur pandanganku
Genggamanmu kurang kuat, sayang
Bimbing aku
Siapkan sisimu untuk aku ada
Jangan biarkan persimpangan membuatku berhenti
Bahkan untuk sekedar menoleh
Bersimpuh... Berderai
Bersimpuh... Berderai
Ini aku
Kau selalu tahu sisi rapuhku
Kuatkan aku
120118, 04.06am
Rabu, 10 Januari 2018
Setiap orang menyukai hadiah. Kamu juga kan? Pasti. Beberapa orang memberikannya sebagai tanda, pengingat, perayaan, ucapan terima kasih, ataupun ucapan selamat. Sebagian lebih suka menganggapnya hal kecil, diberikan sekedarnya saja, tanpa maksud apapun. Selebihnya beranggapan itu sesuatu yang khusus, punya arti, dan diberikan saat momen penting saja.
Gift; a thing given willingly to someone without payment. A present. Given voluntarily, as to show favor toward someone, honor an occasion, or make a gesture of assistance.
Di berbagai acara pertemuan, meeting, arisan, majelis pengajian, kita mengenal istilah 'hadiah hadir'. Dimaksudkan sebagai penyemangat untuk para anggota. Agar tidak hanya diakui sebagai anggota saja, tapi diharapkan untuk selalu berperan serta secara aktif. Ada saja ide panitia untuk menyelipkan pembagian hadiah hadir di sela acara berlangsung. Dalam bentuk kupon, lembaran kertas yang digulung dalam sedotan, ataupun nomor absensi. Dan pengumumannya selalu bikin seru. Saat terkantuk-kantuk mendengarkan ceramah atau materi, tiba-tiba ada instruksi untuk meraba bawah kursi. Yang menemukan sesuatu di sana pastilah tertawa dan melompat kegirangan.
Ada juga yang lebih suka membaginya di akhir acara. Berharap semua hadir dan tidak pulang sampai penghujung acara usai.
Hadiah; atau hibah atau kado adalah pemberian uang, barang, jasa dll yang dilakukan tanpa ada kompensasi balik seperti yang terjadi dalam perdagangan. (wikipedia Bahasa Indonesia)
Masih dari Wikipedia, maksud pemberian hadiah antara lain; pernyataan cinta atau persahabatan, pernyataan terima kasih untuk hadiah yang sebelumnya, perasaan kasihan, atau dalam bentuk amal.
Meski dijelaskan 'dilakukan tanpa ada kompensasi balik' pada kehidupan nyata kita melihat berbagai pemandangan penyalahgunaan hadiah. Diberikan dengan maksud adanya imbal balik. Untuk kepentingan tertentu seseorang, nama baik (prestige), pencitraan, dan kekuasaan.
Gratifikasi; pemberian dalam arti luas, yakni pemberian uang, barang,... (UU no 20 Th 2001, pasal 12B KPK RI)
Gratifikasi; pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian biaya tambahan (fee), uang, barang, rabat (diskon), komisi pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan.... (wikipedia Bahasa Indonesia)
Dan dari situ kita sering mendengar istilah suap dan gratifikasi. Yang kita bahkan tak tahu menahu perbedaan dan persamaannya.
Semoga kita tidak termasuk yang mengenal, mencoba dan melakukan hal yang demikian.
Dalam Islam juga dikenal istilah 'hadiah' yaitu pemberian dengan niat mendekatkan diri pada seseorang, untuk mendzahirkan kasih sayang kepada sang penerima, dalam hubungan persahabatan dan kekeluargaan. Sedangkan hadiah dimaksudkan sebagai tanda penghargaan dan menjalinkan kasih sayang.
Baginda Rasulullah SAW dalam haditsnya : 'Tahaadaw a tahabbuu'
Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian saling mencintai
(HR. Al-Bukhari, al-Baihaqi n Abu Ya'la)
Ya... Begitulah kita mengenal istilah hadiah, gift, kado, present, dll. Segala yang ada dalam hidup adalah hadiah dari Sang Pencipta. Sebagian sudah dihadiahkanNya pada kita bahkan sejak kita belum melihat dunia. Dan sebagian lagi dihadiahkanNya karena do'a dan permohonan kita. Segala yang kita lihat, orang, hal, tempat, yang kita temui, kita lewati, kita rasakan, adalah hadiah dariNya. Dan hidup, hidup itu sendirilah yang sejatinya hadiah paling luar biasa dariNya.
Bad things do happen. N how I respond to them defines my character n the quality of my life. I can choose to sit in perpetual sadness, immobilized by the gravity of my loss, or I can choose to rise from the pain. N treasure the most precious gift I have -life itself (Walter Anderson)
Maka berbahagialah bila ada yang selalu mengingatmu. Mengucapkan selamat pagi saat kau baru membuka mata. Dan perhatian-perhatian kecil yang diberikan seseorang. Dan begitupun dirimu, jangan pernah bosan mengingat. Berikan kado-kado kecil kepada orang-orang terkasih dan sahabat-sahabat baikmu. Mungkin tak berarti, tapi bisa menjadi kenangan untuk sebagian orang. Menjadi penyembuh luka bagi yang sedang terpuruk, pencerah bagi yang kehilangan, motivasi hidup untuk yang sakit, dan inspirasi untuk lebih berkarya dalam hidup. Tak ada yang tak berharga. Sekecil apapun, akan mengingatkan seseorang, bahwa kau pernah ada, saat kau tiada kelak.
Selasa, 09 Januari 2018
Seperti hujan berhari-hari
Mengguyur deras menyisakan genangan
Pun gerimis tak henti
Tak pernah bosan
Mecumbu tanah, bebatu dan dedaun
Tanah tak pernah marah padanya
Dijatuhi berkali-kali
Selau merindu hadirnya kembali
Ujung reranting tak pernah lelah
Menjadi kuyup adalah bahagianya
Bila Kau adalah hujan
Maka akulah sang tanah, bebatu, dedaun n ujung reranting
Begitu aku memaknai cintamu
Mengguyur deras menyisakan genangan
Pun gerimis tak henti
Tak pernah bosan
Mecumbu tanah, bebatu dan dedaun
Tanah tak pernah marah padanya
Dijatuhi berkali-kali
Selau merindu hadirnya kembali
Ujung reranting tak pernah lelah
Menjadi kuyup adalah bahagianya
Bila Kau adalah hujan
Maka akulah sang tanah, bebatu, dedaun n ujung reranting
Begitu aku memaknai cintamu
Senin, 01 Januari 2018
Always love to go some places where you've been here
Just to remember that my heart, my soul, my mind, my breath was stucked
On someone I saw a few years ago
Even you're not here today...
Let me take the road, places have been taking me to you
Thank you for all moments we've spent together
Thank you for everything
Let me keep it all in my dream
Keeping your name, your baby and family in my prayers
Let me stay alive with all the love I give to you
And loving you every single time
Like the sun keep shining each morning
Let me sing that love songs, playing some rythm with my guitar
While the night is raining
Let me burnst into tears on my praying mat
Everytime I call your name in my prayer
That's the way I love you
Just to remember that my heart, my soul, my mind, my breath was stucked
On someone I saw a few years ago
Even you're not here today...
Let me take the road, places have been taking me to you
Thank you for everything
Let me keep it all in my dream
Keeping your name, your baby and family in my prayers
Let me stay alive with all the love I give to you
And loving you every single time
Like the sun keep shining each morning
Let me sing that love songs, playing some rythm with my guitar
While the night is raining
Let me burnst into tears on my praying mat
Everytime I call your name in my prayer
That's the way I love you
Langganan:
Postingan (Atom)
Rindu Sawah
" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...
-
"Aku hanya ga habis fikir mba. Aku sebenarnya salah apa. Apa aku pernah ga sengaja membuat dia tersinggung. Ato apa. Ah entahlah....
