Senin, 26 Februari 2018

Terimakasih Tuhan. . .
Masih Kau beri waktu bertemu pagi
Menghirup nafas
Yang separuhnya lega
Meski ada sisa isak yang tak pernah reda

Terimakasih Tuhan. . .
Masih Kau ijinkan bertemu pagi
Membuka mata
Membaca bait cinta dan do'anya

Terimakasih pagi. . .
Kau lengkapi rasaku lagi
Esok. . . Temui aku lagi


Feb 27, 05.09

Kamis, 22 Februari 2018

"Kapanpun saatnya nanti
Apapun takdirnya nanti
Suatu kehormatan dan kebahagiaan bisa menghabiskan sisa usia bersamamu. "

Sungguh
Bila saat membuka mata
Tak terbaca lagi bait cinta dan do'a itu
Maka aku usai


Feb 22, 23.41

Senin, 19 Februari 2018

Aku tak kuasa menahan...
Kubiarkan alami...
Rinduku. . .
Alami...

Bangun juga alami...
Biar mereka bersiklus seperti musim...

Aku tak tahu caranya, bahkan untuk sekedar lupa sebentar...
Kamu itu...
Ada di setiap ujung kelopak mataku...

Kemana aku melihat,
Bahkan saat memejamkannya saja kamu ada

Bagaimana bisa aku lupa?

Cukup?
Belum...

Kapan-kapan kita ke lab yah?
Cek darahku...
Lihat hasilnya...

Pasti namamu yang ada
"Leeta"...

"Sedih"...
Sebisa mungkin tak rubah jadi
"Sudah"...

"Sudah"lah, bersyukur saja,
Berdo'a saja,...
Toh kamu yang mencintanya...

Dia membalasnya?
"Alhamdulillah, itu yang kurasa Tuhan"...

Ya, Alhamdulillah.
Terimakasih leeta, terimakasih cinta.


Feb 20, 14.29
Pasti akan aku ceritakan nanti sayang...
Tuntun aku nanti bila mulai terbata untuk mengeja...
Atau paling tidak kita nanti hanya membaca smua catatan-catatan kita...

Berkacamata, memutih rambut kita, berdua?
Tak masalah, tuntun aku mengejanya sayang...

Pun seandainya tidak bisa semeja,
Aku akan tetap menceritakan, membacanya lagi untuk ku saja....
Karena aku cinta

Maafkan bila aku menginginkanmu terlalu...

Bahagialah dulu sayang...
Aku selalu menunggumu pulang...🙂

*

Selalu menginginkanmu seperti itu....
Kamu harus tetap sehat, harus kuat, harus bahagia dengan caramu, lakukan seperti dulu.

Aku akan selalu sayang kamu.
Sampai kapanpun.

Ak gak akan kemana-mana.

Aku juga janji ke kamu,
Aku akan tetap hidup, sehat,
Lihat kamu, kalian bahagia.

Aku akan tetap sayang kamu,
Cinta kamu, adek, semua keluargamu,

Sampai nanti aku benar-benar tak  mampu.

Semangatku, sedihku, catatan-catatan itu, smoga bukan jadi tempat terakhir untuk mengingatku.

Semoga aku nanti yang akan membacakannya lagi buatmu,

Aku selalu di depan pintu yang sama, rumah kita.

Do'a yang akan menguatkan kamu, aku...


IloveU
Iwill always loveU


Feb 19, 22.01


Hampir subuh sepertinya. Dan aku bergegas bangun. Lupa nyiapin makan sahur sebelum tidur. Padahal mas Rio sudah mengingatkan "beli sekarang, mumpung masih sore. Biar ntar ga keburu. "
Ngeloyor saja jalan keluar. Ada kendaraan lewat, warna putih. Terlihat kamu di dalamnya, memandang ke arahku sambil senyum. Dan 'braakk! ' Rubicon putih menabrakku.

*

Di dapur. Menyeduh secangkir teh hangat untukmu. Kubawa masuk, ternyata kamu ga ada. Kubawa keluar. Di halaman terlihat kamu, istrimu, anakmu. Kalian bertiga berbaju putih. Aku pegang saja cangkir teh itu, tanpa kuletakkan ataupun kuminum saja. Hanya berdiri, dan tersenyum memandang kalian.

*

Sedang di kantor pesantren. Tak seperti biasa, dia kutanya dulu baru menjawab. Kali ini trrsenyum, dan langsung bicara, butuh ini butuh itu, haru bayar ini bayar itu. Aku memakai atasan koko putih dan celana putih. Waktu pamit, dia tak menyalamiku. Hanya memandang, dan tersenyum.


Sepenggal cerita tentang mimpi
Bunga tidurmu, dan bunga tidurku
Terimakasih menemuiku dengan caramu
Semoga hanya ada kebaikan untuk kita



Feb 19, 21.34

Minggu, 18 Februari 2018

"Sedang tugas di mana? "
"Di hatimu. "
"Kalau di hatiku kamu bukan lagi tugas sayang. Tapi menetap di sana. "


Hujan saja tiba-tiba reda. Angin seolah menghentikan semua gerakannya. Sengaja memberi kesempatan langit untuk sejenak hening. Membiarkan sepotong awan putih, segumpal di sana membentuk lengkung senyummu. Mengaminkan segala semoganya semesta.

"Masih sama?
Ya tentu saja....
Aku terlahir untuk ini saja kurasa.....
Bersyukur takkan ada habisnya....
Masih bisa mengingat jelas bagaimana pertama kamu ada untuk kucinta, kuminta, ku do'a....

Terimakasih Tuhan.
Semua rasa yang Kau beri,
Ijinkan hamba lalu untuk tetap mencinta perempuan ini...

Biar kumencintanya
Biar kumencintanya
Biar kumencintanya
Itu saja.

Terimakasih Tuhan,
Perasaan ini luar biasa.🙂

Biarkan pagi, siang, malamku hanya untuknya..."


Bila seseorang bertanya 'apa yang kau rasa'
Pasti terjawab 'I feel so loved.'

Lalu hanya ada diam. Sendiri. Terbata -ndremiming katamu- dan berkaca-kaca. Tak perduli orang berkata apa. Dia hanya mau mengingatmu saja.



Feb 18,  20.39

Kamis, 08 Februari 2018

Hening selalu menang
Merajai seluruh ruang hati
Tak hanya menahan nafas, senyum, bahkan isak
Sekedar menjumput lembar demi lembar
Catatanmu
Yang kau janjikan untuk diceritakan
Dikenangkan
Nanti
Diceritakan kembali saat tua
Semeja
Kita
Aku rindu


0802
23.43

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...