Senin, 19 Februari 2018

Aku tak kuasa menahan...
Kubiarkan alami...
Rinduku. . .
Alami...

Bangun juga alami...
Biar mereka bersiklus seperti musim...

Aku tak tahu caranya, bahkan untuk sekedar lupa sebentar...
Kamu itu...
Ada di setiap ujung kelopak mataku...

Kemana aku melihat,
Bahkan saat memejamkannya saja kamu ada

Bagaimana bisa aku lupa?

Cukup?
Belum...

Kapan-kapan kita ke lab yah?
Cek darahku...
Lihat hasilnya...

Pasti namamu yang ada
"Leeta"...

"Sedih"...
Sebisa mungkin tak rubah jadi
"Sudah"...

"Sudah"lah, bersyukur saja,
Berdo'a saja,...
Toh kamu yang mencintanya...

Dia membalasnya?
"Alhamdulillah, itu yang kurasa Tuhan"...

Ya, Alhamdulillah.
Terimakasih leeta, terimakasih cinta.


Feb 20, 14.29

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...