Selasa, 30 Januari 2018

" Ini kunci mobil siapa? "
" Mobilku.. "
" Ini kacamata siapa? "
" Kacamataku.. "
" Ini.. Handphone siapa? "
" Handphoneku.. "

Percakapan setiap pagi dua hari sekali ini selalu menjadi pemandangan yang menyedihkan bagi Siti. Seorang ibu yang sangat menyayangi putrinya.

" Kenapa kau tinggal di sana Ay? "
" Dimana? "
" Di balkon.. "
" Oh.. Sambil menunggu Yoga. Dia suka duduk berlama-lama di sana.  Sambil minum jus tomat,  kita ngobrol dan bercanda.. "
" Yoga selalu datang? "
" Iya lah. Dia pasti datang."

Widya tak pernah bisa sembunyikan wajah pilunya. Melihat sahabat terkasihnya menghabiskan waktu untuk menunggu seseorang yang tak akan pernah datang padanya. Widya rela harus resign dari pekerjaannya, hanya untuk memenuhi permintaan bu Siti, ibu Aya. Yang tak lagi dianggap ibu dari sahabatnya, tapi sudah melebihi ibunya sendiri.

" Nak Widya.. Tante hanya berharap padamu. Karena kamu yang paling dekat dengan Aya sejak lama. Mungkin Transient Global Amnesia akan menemani Aya sampai akhir hayatnya. Tapi tante tak akan berhenti berupaya. Mungkin dokter boleh memvonis Aya dengan penyakit itu. Tapi tante selalu berdo'a, Tuhan akan menunjukkan mujizatnya suatu saat nanti. "
" Iya tante. Aya bukan sekedar sahabat bagiku. Dia yang selalu ada saat aku butuh. Tante tak perlu kuatir. "
Senyum dan tangis haru itu selalu menghiasi hari-hari mereka.
Widya masih teringat jelas, saat hari naas itu terjadi. Bu Siti menelpon, tapi yang terdengar hanya isak lirihnya saja. Dan keesokan harinya, koran di tangannya hampir tak terbaca karena tangannya bergetar tak beraturan, dan huruf-huruf kabur oleh air matanya.
'Kecelakaan beruntun dengan 2 korban..' sebuah headline surat kabar lokal, yang sampai saat ini disimpannya rapi, tanpa ingin dibacanya lagi.

" Ini kunci mobil siapa? "
" Mobilku.. "
" Ini kacamata siapa? "
" Kacamataku.. "
" Ini.. Handphone siapa? "
" Handphoneku.. "
" Kenapa kau tinggal di sana Ay? "
" Dimana? "
" Di balkon.. "
" Oh.. Sambil menunggu Yoga. Dia suka duduk berlama-lama di sana.  Sambil minum jus tomat,  kita ngobrol dan bercanda.. "
" Yoga selalu datang? "
" Iya lah. Dia pasti datang. Apalagi saat hujan. Kita sangat menyukai hujan. "

Widya menghela nafas panjang. Ah.. Aya. Kau hidup dengan cinta. Mungkin orang-orang yang kau cintai tak pernah bisa di sampingmu menghabiskan sisa usiamu. Tapi cinta. Cinta yang membuatmu tetap bertahan hidup.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...