Describing me in the expressions of things, places n people around. In life, I might leave. In love, I might suffer. In line, I might disconnect. With this, I conquer all
Rabu, 30 Mei 2018
"Cinta?"
"Begitu yang kurasa."
"Kau sampaikan?"
"Tentu saja."
"Kau tunjukkan?"
"Sering tak tahu caranya."
"Itu. Itu yang membuatnya selalu merasa mencinta sendiri."
"Harus bagaimana?"
"Aku ada. Mendampingi bumi berputar di porosnya. Pun mengitari matahari."
"Bumi memintamu?"
"Tak pernah. Aku yang mau. Semesta mengaturnya."
"Harus sepertimu?"
"Jadilah dirimu. Lakukan dengan caramu."
"Semua bisa menyaksikan benderangmu. Sedang aku?"
"Aku tak butuh siapapun untuk mengerti keberadaanku. Saat benderang, redup bahkan gelapku. Tapi aku selalu ada."
"Aku ingin sepertimu."
"Tetaplah mencinta. Keberadaanmu, rasamu, tak perlu kau minta seorangpun untuk menghargainya. Bila itu cinta, dia akan yakin dengan sendirinya. Cinta selalu punya cara."
Mengangguk perlahan. Berulang. Berkali. Hingga makin melemah
Tak cukup lagi dayanya untuk sekedar bercengkerama dengan purnama
Hanya mampu memandang
Titik-titik cahaya terang yang bertebaran di seluruh penjuru langit itulah tempatnya menggantung harap
Tempat segala do'a terpanjat
Dan segala semoga yang diaminkan semesta
May30, 22.26
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Rindu Sawah
" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...
-
"Aku hanya ga habis fikir mba. Aku sebenarnya salah apa. Apa aku pernah ga sengaja membuat dia tersinggung. Ato apa. Ah entahlah....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar