Maaf...Cuma ingin tahu kabarmu
Hujan sedari tadi
Kau pilih basah atau berteduh?
Oh iya...Aku lupa
Ada yang serupa kamu tadi pagi
Senyumnya, mata itu
Sebenarnya tidak hanya tadi
Kemarin, dan kemarinnya lagi pun sepertinya ada
Hampir selalu seperti itu
Di sepertiga malam itu, tepatnya waktu saat sajadah menarikku
Ada yang berbisik pelan, memeluk hangat dengan do'a
Selalu serupa melihatmu saat tepat sujudku...
Aku mencintamu seperti itu
Seumur jantungku akan berhenti suatu saat nanti
Sayang...
Aku selalu bahagia ketika waktu itu tiba
Bisa melihatmu dari sisi yang paling indah
Bisa memelukmu dengan dekap yang paling hangat
Meneteskan air mata tidak dengan percuma
Karena aku cinta...
*suratmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar