Senin, 11 Juni 2018

Menghampiri cermin
Selalu hanya dia yang enggan berbohong
"Semua berbeda...
Kerut di sekitar matamu
Freckless memenuhi pipi kiri kananmu
Senyum yang tak lagi sama seperti empat-lima tahun lalu
Kau bertumbuh... "

Ya... Tak ada yang patut kutolak
Ku untai syukur di tiap pagiku
Waktu masih berpihak
Mungkin tinggal selangkah lagi

Ingin meminta bila boleh
Tuhan terangkan dulu pandanganku
Meski makin hari makin pudar
Masih ingin melihat pagi membawa hari baru
Menulis smua cerita
Membaca bait cinta dan do'anya di setiap sapa
Melihat lagi dan lagi mata tua itu
Yang selalu berkaca tiap menyebut namaku dalam khusyu hening sujudnya

Selalu tau embus nafas ini tak akan lama lagi
Berharap menghabiskan cinta hanya untuknya
Hanya untuknya
Lalu lelapkan aku
Akan tenang





June11, 22.39

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...