Menghampiri cermin
Selalu hanya dia yang enggan berbohong
"Semua berbeda...
Kerut di sekitar matamu
Freckless memenuhi pipi kiri kananmu
Senyum yang tak lagi sama seperti empat-lima tahun lalu
Kau bertumbuh... "
Ya... Tak ada yang patut kutolak
Ku untai syukur di tiap pagiku
Waktu masih berpihak
Mungkin tinggal selangkah lagi
Ingin meminta bila boleh
Tuhan terangkan dulu pandanganku
Meski makin hari makin pudar
Masih ingin melihat pagi membawa hari baru
Menulis smua cerita
Membaca bait cinta dan do'anya di setiap sapa
Melihat lagi dan lagi mata tua itu
Yang selalu berkaca tiap menyebut namaku dalam khusyu hening sujudnya
Selalu tau embus nafas ini tak akan lama lagi
Berharap menghabiskan cinta hanya untuknya
Hanya untuknya
Lalu lelapkan aku
Akan tenang
June11, 22.39
Tidak ada komentar:
Posting Komentar