Pagi...
Selalu identik dengan kegairahan, kesejukan, kesegaran, semangat, harapan, dan cinta.
Rasulullah SAW saja tak pernah melewatkan do'a
'Ya Allah...Berkahilah umatku di pagi harinya.'
Mencari cermin, menatap
Wajah polos tanpa pulasan, hampir setengah baya di sana. Mencoba membuka matanya lebih lebar. Dan berkata
"Hey...Pagi
Terimakasih masih membuka mata. Meski terlihat makin tua, lelah, mudah memerah, dan tak mampu berbinar lagi.
Terimakasih masih berdiri tegak. Meski penat dan ngilu sering berasa di seluruh sendi.
Terimakasih masih tersenyum. Meski senymmu sudah sangat berbeda dengan setahun lalu. Meski tak sepandai dulu lagi menyembunyikan lelah, air mata, dan lara hati.
Kau masih muda, cantik. Meski kerut makin tampak di sekitar mata. Meski freckless dan flek hitam makin menebal dan menebar di seluruh wajah.
Kau kuat. Meski sering tak sanggup mengusir sedih dan pilu sendiri. Kadang hampir putus asa meredam beban hidup yang tak makin ringan.
Kau baik. Meski selalu ada saja cela dan salah yang dicari orang lain di dirimu.
Kau tangguh.
Tetaplah hidup. Tetaplah menjadi dirimu. Tetaplah berdiri dan melangkah.
Bila lelah, istirahatlah sejenak.
Jangan berhenti. Karena jika kau berhenti, maka semua akan selesai.
Terimakasih masih di sana. Terimakasih selalu ada.
Aku bangga padamu."
Morning mirror talking
Sept8, 08.46
Tidak ada komentar:
Posting Komentar