Berkata dalam diam
Hayati bulir demi bulir
Meleleh di sisi bingkai jendela
Seraya menatap
Menyelipkan pilu pada derasnya hujan
Mencari-cari
Bayangmu serupa udara yang tak mampu kunafaskan
Mendo'a dalam diam
Menyebut namamu, kalian
Dalam eja yang terbata
Panjat pinta tak bersuara
Pun tak terangkai dalam kata
Hanya riuh oleh linang
Dan luruh derai yang tak pernah usai
Mencatat dalam diam
Menyimpan semua cerita
Untuk terbaca
Terceritakan lagi
Atau tertinggal begitu saja
Untukku sendiri
Bertanya dalam diam
Untuk apa pesan jangan sakit
Bila menyimpan kesakitan tak lagi berlaku
Dan lebih memilih semua tahu
Ingin mati cepat?
Lalu dimana rasa tak ingin pergi
Pun janji untuk hidup lebih lama dan membangun mimpi
Harus teringkari?
Terisak dalam diam
Bersenandung dalam diam
Ya...
Ketidaktahuan itu telah selamanya diam
*There goes my mind racing
And you are the reason
That I'm still breathing
I'm hopeless now*
EndOfAprilNote
ThanksToApril
Tidak ada komentar:
Posting Komentar