Selasa, 13 Maret 2018

Sederhana...
Begitu mungkin kita mengawali cerita
Merangkai kata, menguntai tawa
Sekedar berpamer gambar makanan
Bersahutan mengeja caption
Seolah menyambung taste
Sesering memenggal lirik lagu dan melanjutkan lirik berikutnya
Menyimpulkan...
Begitulah ungkapan rasa kita terlambang dengan cara demikian


Lengkap...
Menikmati berjalannya masa
Menganyam berbagai rasa
Manis, asin, asam, pahit,  pedas
Sedih, haru, kecewa, cemburu, diam,
Marah yang tertahan, tangis yang tak berhenti,
Pilu, takut, bahagia,
Kuatir yang berlebihan, rindu yang mengendap
Sesekali ingin mundur saja
Berkali menguatkan diri dengan do'a
Seperti mau mati, lalu serupa terlahir kembali
Takut kehilangan yang sangat
Selebihnya terselip syukur
Dan keprasrahan diri yang ditambal sulam berkali-kali

Memohon untuk tak pernah berubah
Biarkan begitu kita bercerita
Lupa...
Tak ada yang abadi di dunia ini

Tak akan bosan...
Tak pernah lelah
Menandai waktu
Pernah di sana

Masih banyak semoga
Menulis cerita
Membukukan kisah
Mengumpulkan segala amin
Meneriakkan alhamdulillah

Terimakasih...
Ini cinta





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...