Rumput basah
Trotoar pun tergenang
Derasnya terlalu
Andai bisa kugores di buram kaca jendela
Yang tereja pastilah namamu
Sayangnya,
Kali ini aku tak ingin berhenti
Mengikuti kata hati kemana kaki melangkah
Berharap hujan tak ingin reda
Biar deras tangisku bebas
Tersamar oleh dentum rinainya
Tak berima, hanya menyayat
Kuminta dingin menjajah tubuhku
Mencairkan segala angkuh
Menginginkanmu terlalu
Sayangnya,
Hujan enggan reda
Ego makin membeku
Membatu
Jalanku menggenang
Derasnya terlalu
Bulir-bulirnya membesar
Merupa matamu
Bagaimana hujan bisa menghapus jejak
Yang ada makin menuntun menujumu
Bagaimana mampu dia mengusir rindu
Yang ada makin ruah
Menumpah
March 4
Cloudy drizzly Wed
Tidak ada komentar:
Posting Komentar