Selasa, 03 Maret 2020

Rumput basah
Trotoar pun tergenang
Derasnya terlalu
Andai bisa kugores di buram kaca jendela
Yang tereja pastilah namamu

Sayangnya,
Kali ini aku tak ingin berhenti
Mengikuti kata hati kemana kaki melangkah

Berharap hujan tak ingin reda
Biar deras tangisku bebas
Tersamar oleh dentum rinainya
Tak berima, hanya menyayat

Kuminta dingin menjajah tubuhku
Mencairkan segala angkuh
Menginginkanmu terlalu

Sayangnya,
Hujan enggan reda
Ego makin membeku
Membatu

Jalanku menggenang
Derasnya terlalu
Bulir-bulirnya membesar
Merupa matamu

Bagaimana hujan bisa menghapus jejak
Yang ada makin menuntun menujumu
Bagaimana mampu dia mengusir rindu
Yang ada makin ruah
Menumpah






March 4
Cloudy drizzly Wed









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...