Senin, 18 September 2017

Bila tak ingat lelah
Ingin rasanya menangis saja
Berhari-hari tanpa henti

Pun saat tak ingat dosa
Ingin rasanya pergi saja
Ke sudut ruang yang jauh
Yang hanya ada angin dan suara gemericik air di ladang
Yang tak seorangpun kuijinkan meramaikan sepiku
Meninggalkan hingar bingar bumi
Dan hiruk pikuk nya hari

Aku perempuan biasa..
Yang dalam lemah tak berdayaku
Memimpikan uluran lembut
Lengan yang memelukku hangat
Bahu tempatku bersandar
Pangkuan tempatku menumpahkan isak

Lalu hening mengingatkanku
Tak perlu menunggu
Kekuatan itu adalah dirimu sendiri
Gulita ini akan segera menepi
Berganti benderang di ujung fajar
Begitulah pagi tak pernah ingkar
Selalu hadir tepat pada saatnya

Belajar pada pagi
Yang selalu setia menawarkan harapan baru

Aku beranjak
Memapah hati
Bergumam lirih
'Never ask people to stay and care
Count on yourself. '


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...