Senin, 27 Agustus 2018



"Kenapa murung? Sudah hampir sejam ini kamu terlihat seperti itu"

"Entah..."

"Apa yang ada di otakmu kali ini?"

"Pagi pernah bercerita tentang ku kepadamu, kaktus?"

"Banyak, semua tentang syukur. Lalu kenapa kali ini kau sama sekali tak nampak seperti apa yang diceritakan pagi?"

"Entah, setelah membaca keinginannya to fly with someone"

"😄😄😄😄, hanya karena itu?"

"Tertawalah sesukamu, sepuasmu. Tapi ini yang kurasakan saat ini. Aku pernah beberapa waktu berhenti untuk membaca semua ceritanya, cerita mereka, sekedar untuk menghentikan segala yang melemahkan, menguatkan kembali rasa syukur dengan terus mengingat bahwa dia pernah ada dengan semua cintanya"

"Kamu tak sekuat namamu sebagai KESATRIA yang disematkan bapakmu. Jika kamu tulus mencintanya, berikan tanpa segala pinta. Berikan saja. Itu cinta...."

"🙂, I will.... "

"Jangan berjanji kepadaku, katakan pada hatimu..."

"😊, Terimakasih sudah menemani pagiku, kaktus..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Sawah

" Diresiki sik yo pah. Terus dioles obat." " Iyo wes ayo. Nang njobo ae ben terang." Aya bergegas mengambil spray pe...